ABOUT ME

Nama saya Safriandi dan biasa dipanggil Andi. Nama panggilan ini telah melekat pada saya sejak kecil. Saya lahir di Kabupaten Simeule, Aceh. Namun, di saat umur saya masih 2 tahun, ayah saya meninggal. Kepergian beliau membuat saya sangat sedih karena saya merupakan orang yang sangat dekat dengan beliau. Sepeninggal ayah saya, saya kemudian dibawa oleh wali saya, yaitu abang ayah saya ke Nagan Raya. Hal itu dilakukan karena menurut penilaian keluarga ayah saya, ibu saya tidak akan mampu memberikan masa depan yang cerah untuk saya. Sampai dengan hari ini boleh dikatakan saya memiliki dua kampung halaman, yaitu Simeulu dan Nagan Raya. Simeulu merupakan tanah kelahiran saya, sedangkan Nagan Raya merupakan tempat saya tumbuh dewasa memulai hidup yang lebih baik.

Sebagai anak yatim, saya mendapatkan perlakuan khusus dari abang ayah saya, istri beliau, dan anak beliau. Mereka sangat menyayangi saya. Saya dianggap sebagai anak sendiri. Meskipun sangat disayang, bukan berarti saya dimanja oleh mereka. Saya dididik sedemikian rupa agar menjadi anak yang lebih baik. Mereka melakukan kewajiban layaknya yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya sendiri. Saya disekolahkan, disuruh mengaji, dan diajarkan berbagai hal. Bukan hanya itu, saya juga dilarang merokok. Pernah suatu ketika saya ditemukan sedang merokok oleh istri abang ayah saya. Bukan main berangnya beliau. Akibatnya, saya dimaklumat oleh beliau tidak boleh makan. Namun, lagi-lagi saya bersyukur karena saya mempunyai kakak yang baik, yaitu anak beliau. Intinya, kalau berbuat salah, saya diberikan ganjaran atau sanksi. Semua itu saya terima dengan lapang dada karena saya merasa bahwa saya memang bersalah.

Riwayat pendidikan saya adalah SD, SMP, SMA, S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah, S-2 Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah. SD, SMP, dan SMA saya selesaikan di Kabupaten Nagan Raya, sedangkan S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah, S-2 Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah, saya selesaikan di Banda Aceh.

(Bersambung)

No comments:

Post a Comment

Komentarilah dengan Bijak dan Rekonstuktif. Terima Kasih atas Komentar Anda!